Konsep perencanaan dan perancangan Swanapada Geopark ini meliputi:
1. Swanapada Geopark yang arti Swanapada sendiri merupakan Tanah/Bumi yang berasal dari Bahasa Sansekerta,dan berdasarkan konsep ini juga kami memilih Desa Banjararum, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai lokasi perencanaan tapak.
2. Tujuan Pembangunan Swanapada Geopark ini untuk memaksimalkan potensi desa dengan sebaik mungkin, tetapi tetap menjaga keasrian alamnya dan melestarikan Budaya Jogja baik dalam segi bentuk bangunan maupun tradisi kesehariannya.
3. Konsep kegiatan dan kebutuhan ruang Jenis kegiatan di Swanapada Geopark ini diantaranya Utama, Pelayanan, dan Pendukung yang diakumulasi dalam tabel kebutuhan ruang dengan memanfaatkan luas lahan seluas 8 Ha.
4. Konsep hubungan ruang Menjelaskan sirkulasi antar fungsi ruang dari setiap komponen bangunan.
5. Konsep penentuan wilayah dan tapak Penentuan wilayah tapak berdasarkan letak yang strategis yaitu berada dijalur yang sama dengan kampus lapangan STTNAS serta memudahkan bagi mahasiswa yang melakukan penelitian dan menunjang destinasi wisata bagi masyarakat Kulon Progo dan sekitarnya,serta aktivitas pertanian dan peternakan .Hal ini menjadi salah satu potensi dalam membangun Swanapada Geopark di lokasi tersebut.
6. Konsep analisis tapak adalah Konsep dengan pendekatan analisis aspek fisik, aspek biologis, dan aspek kebudayaan.
7. Konsep tampilan bangunan yaitu Konsep tampilan bangunan yang diterapkan dalam perencanaan dan perancangan Education Park dengan dua pendekatan yaitu pendekatan Green Architecture dan Cultural Architecture.
SWANAPADA GEOPARK
