Mangunan Market Tourism

Pengembangan Mangunan Market Tourismt dengan konsep Green Economy. Ekonomi hijau adalah perekonomian yang tidak merugikan lingkungan hidup. Program Lingkungan PBB (UNEP; United Nations Environment Programme) dalam laporannya berjudul Towards Green Economy menyebutkan, ekonomi hijau adalah ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan keadilan sosial. Ekonomi hijau ingin menghilangkan dampak negatif pertumbuhan ekonomi terhadap lingkungan d an kelangkaan sumber daya alam. Dari definisi yang diberikan UNEP, pengertian ekonomi hijau dalam kalimat sederhana dapat diartikan sebagai perekonomian yang rendah karbon (tidak menghasilkan emisi dan polusi lingkungan), hemat sumber daya alam dan berkeadilan sosial.

Memahami green economy secara kritis ekonomi yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat global saat ini tanpa mengurangi kemampuan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat di masa yang akan datang. Dengan kata lain, kegiatan pembangunan harus dapat mewariskan kesejahteraan pada generasi mendatang berupa aset lingkungan dan sumberdaya alam minimal sarna dengan yang kita terima dari generasi sebelumnya, plus ilmu pengetahuan, teknologi dan man-made capital. Inilah merupakan pengertian pembangunan berkelanjutan yang telah menjadi mainstream ekonomi dan pembangunan (WCED, 1987). Buku Blueprintfor a Green economy yang disebutkan di atas merupakan panduan strategis untuk merealisasikan pembangunan berkelanjutan melalui pengintegrasian ekonomi dan lingkungan. Artinya, konsep pembangunan berkelanjutan dibangun di atas kesadaran bahwa sistem ekonomi btrdampak pada sistem lingkungan melalui pemanfaatan SDA, pembuangan limbah ke media lingkungan, dan lain-lain. Pun demikian sebaliknya, sistern lingkungan akan mempengaruhi sistem ekonomi melalui berkutangnya daya dukung lingkungan (Pierce et al., 1989). Pada praktiknya, khususnya di negara berkembang, lingkungan selalu mensubsidi pertumbuhan ekonomi dengan cara mengabaikan prinsipprinsip pembangunan berkelanjutan. Karena itu, tantangan terberat ke depan bagi negara-negara berkembang adalah bagaimana rnengintegrasikan kedua kepentingan tersebut dalam sebuah kebijakan. Dikotomi antara kepentingan lingkungan dan ekonomi harus segera diakhiri.

Laporan 1    Laporan 2 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *