{"id":203,"date":"2019-08-07T14:31:46","date_gmt":"2019-08-07T07:31:46","guid":{"rendered":"https:\/\/studiopwk.itny.ac.id\/?p=203"},"modified":"2019-08-07T14:31:46","modified_gmt":"2019-08-07T07:31:46","slug":"kamowa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/studiopwk.itny.ac.id\/?p=203","title":{"rendered":"KAMOWA"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Kecamatan Temon terletak di bagian paling barat dari wilayah Kabupaten Kulonprogo, dengan luas wilayah 3.629,09 Ha, dengan jumlah penduduk sebanyak 33,387 jiwa. Kecamatan Temon terdiri dari 15 desa, terletak pada 0-65 meter dari permukaan laut dengan wilayah 98% lebih merupakan dataran dan selebihnya perbukitan. Dalam hal ini, wilayah studi terletak di Desa Plumbon yang memiliki daya tarik yang sangat kuat dengan akses yang sangat mudah untuk dijangkau dan merupakan salah satu lokasi yang strategis untuk transit karena dekat dengan Bandara Yogyakarta yang akan segera di bangun. Melihat peluang yang besar ini kami merencanakan suatu konsep tempat wisata yaitu kampung wisata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kampung wisata merupakan bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi, dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat di mana terdapat sekelompok wisatawan yang dapat tinggal atau berdekatan dengan lingkungan tradisional tersebut untuk belajar mengenai kehidupan masyarakatnya di Kulonprogo. Kampung wisata merupakan salah satu daya tarik yang dapat memikat wisatawan. Para wisatawan bisa langsung merasakan atmosfer dari penduduk lokal dan melakukan kegiatan seperti menginap di homestay atau rumah warga, mencoba membuat kerajinan, hingga berkeliling di setiap sudut desa dan menikmati alamnya. Maka dari itu nama dari dari konsep kampung wisata yang akan kami rencanakan dalam studio tapak ini bernama \u201cKAMOWA\u201d (Kampoeng Temon Istimewa), dengan tujuan pembangunan kampung wisata ini diharapkan dapat memberikan peluang kerja bagi para pengrajin batik dan masyarakat sekitar yang terkena dampak penggusuran lahan pertanian mereka serta meningkatkan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat diwilayah sekitar melalui kepariwisataan.<\/p>\n<p><a class=\"maxbutton-33 maxbutton maxbutton-kamowa-1\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk download\" rel=\"noopener\" href=\"https:\/\/drive.google.com\/open?id=1QaiFJb4wxLLcW8fvMGTPNJYyM5wRgLc3\"><span class='mb-text'>Laporan 1<\/span><\/a>\u00a0 \u00a0 <a class=\"maxbutton-34 maxbutton maxbutton-kamowa-2\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk download\" rel=\"noopener\" href=\"https:\/\/drive.google.com\/open?id=1YSExBblWRBSezxr4t9xURU6K3HpP3lol\"><span class='mb-text'>Laporan 2<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Kecamatan Temon terletak di bagian paling barat dari wilayah Kabupaten Kulonprogo, dengan luas wilayah 3.629,09 Ha, dengan jumlah penduduk sebanyak 33,387 jiwa. Kecamatan \n<a class=\"moretag\" href=\"https:\/\/studiopwk.itny.ac.id\/?p=203\"> [...]<\/a>","protected":false},"author":1,"featured_media":204,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-203","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-studio-perencanaan-tapak"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/studiopwk.itny.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/203","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/studiopwk.itny.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/studiopwk.itny.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/studiopwk.itny.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/studiopwk.itny.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=203"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/studiopwk.itny.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/203\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":205,"href":"https:\/\/studiopwk.itny.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/203\/revisions\/205"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/studiopwk.itny.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/204"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/studiopwk.itny.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=203"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/studiopwk.itny.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=203"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/studiopwk.itny.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=203"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}